Daka-Komisi Dua DPRD Kabupaten Bekasi berharap Dinas Koperasi dan UMKM bisa membantu para pelaku usaha kecil untuk membranding usahanya. Pihak dinas setidaknya bisa membuat berbagai konten keunggulan Kabupaten Bekasi untuk dijadikan ajang promosi digital.
Anggota Komisi Dua DPRD Kabupaten Bekasi, Himawan Abror menjelaskan, saat ini era promosinya digital. Sehingga jangkauannya jauh lebih luas dibandingkan promosi tradisional. Persoalannya, para pelaku usaha menengah kecil ini tidak semuanya bisa melakukan promosi lewat digital. Kalaupun bisa mereka baru sebatas seadanya karena keterbatasan alat dan pengetahuan. Sehingga pihak dinas harus ikut berpartisipasi memfasilitasi mereka untuk dibuatkan konten promosi pruduk.
“Merekakan bukan ahlinya dibidang membuat conten dan promosi. Jadi harus ada semacam bantuan dari dinas bagaimana caranya supaya pelaku usaha ini bisa membuat bahan promosi digital,” jelas Himawan.
Ia menambahkan keberadaan medsos saat ini sangat membantu pelaku usaha yang bisa memanfaatkannya. Sehingga mereka bisa tetap eksis untuk bersaing dengan yang lainnya. Untuk membuat konten promosi ini, pihak dinas bisa bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki keahlian di bidangnya.
“Didata seluruh UMKM yang ada di Kabupaten Bekasi. Kemudian mereka dibuatkan materi promosi digital satu persatu dengan standar yang professional,” tambahnya.
Kalau Langkah ini dilakukan, selain bisa membantu pelaku usaha juga membantu promosi wilayah Kabupaten Bekasi itu sendiri. Selain itu, pihak dinas juga memiliki bank data UMKM dalam bentuk visual. Terobosan ini setidaknya mampu membuat pelaku usaha menengah kecil ini untuk terus eksis.
“Jangan sampai didata saja, terus UMKM yang unggulan saja yang difasilitasi. Semuanya perlu diperhatikan,” terangnya.(rls)



